Broker Forex Spread Rendah

Broker Forex Spread Rendah, Apa Pentingnya?

Sebagai seorang Trader, ada beberapa hal yang harus diketahui dan salah satunya adalah broker Forex spread rendah. Spread merupakan salah satu elemen yang ada di dalam aplikasi Trading. Dengan elemen tersebut, kamu bisa lihat harga jual dan harga beli di grafiknya.

Setiap instrumen Trading memiliki spread yang berbeda beda karena itu disebabkan oleh broker atau likuiditas pasar. Biasanya ada beberapa faktor yang menyebabkan spread rendah di dalam aplikasi Trading. Pada saat Spread rendah, itulah waktu yang tepat untuk membuka posisi.

Lalu mengapa broker Forex spread rendah itu penting dan harus dimanfaatkan momentumnya? Pada dasarnya, spread merupakan jarak harga jual dan beli di dalam grafik aplikasi Trading. Jika spread terlalu tinggi, kamu akan sulit mendapat untung lebih banyak.

Penyebab utamanya karena jarak antara posisi beli dan jual itu terlalu jauh sehingga butuh waktu untuk meraih keuntungan. Jika kamu sedang mencari broker yang berkualitas dan nyaman, maka carilah broker dengan spread rendah agar hasil yang didapatkan semakin besar.

Cara Kerja Broker Forex Spread Rendah

Aplikasi Trading Forex memiliki banyak fitur dan alat yang bisa kamu gunakan secara langsung. Dari beberapa fasilitas yang tersedia, ada satu fasilitas jenis fasilitas khusus yaitu untuk eksekusi pasar. Fasilitas eksekusi pasar terdiri dari jual, beli, stop loss, limit buy, stop boy atau sebaliknya.

Dari fasilitas tersebut kita bisa open posisi agar transaksi berlangsung dan keuntungan bisa kamu dapatkan. Namun untuk meraih keuntungan besar, kamu harus cari broker Forex spread rendah. Broker tersebut biasanya sudah diakui karena memiliki kualitas yang unggul.

LIHAT JUGA  VPS Forex Gratis, Kenali Tips Memilih dan Layanan Penyedianya

Alasannya karena spread rendah dan tidak melonjak tinggi ketika digunakan. Cara kerja spread adalah kamu melakukan transaksi dan membuka posisi beli. Pada saat melihat grafik, kamu akan lihat 2 garis berwarna hijau untuk membeli dan garis merah untuk menjual.

Contoh sederhananya, kamu ingin membeli dengan transaksi langsung. Pasangan Forex yang ada di grafik aplikasi kamu adalah EUR/USD. Bagi broker Forex spread rendah, pasangan itu memiliki jarak (spread) normal di angka 25 sampai 30 pips antara area jual dan beli.

Cara kerjanya garis hijau berada di posisi 13300 dan garis merah di posisi 13330. Untuk meraih untung, posisi garis hijau yang awalnya 13300 harus melewati posisi garis merah 13330. Jarak antar garis hijau dan garis merah itulah yang disebut dengan spread Trading Forex.

Pentingnya Memanfaatkan Suatu Momentum

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, spread bisa berubah sewaktu waktu. Perubahan itu bisa terjadi akibat kondisi pasar, likuiditas pasar hingga pengaruh brokernya. Kondisi spread bisa saja mengecil atau membesar tergantung kondisi pasar pada saat itu.

Namun, satu hal yang perlu kamu perhatikan adalah spread tidak bisa membesar lebih jauh dari batas normalnya. Jika sudah melebihi batas normal, maka broker tersebut bermain licik. Dengan adanya kecurangan, kamu lebih baik mencari Broker Forex Spread Rendah.

Karena lebih aman, broker tersebut juga sudah menawarkan pengalaman terbaiknya. Di masa sekarang ini, sangat sedikit broker yang bisa memberikan spread rendah. Oleh sebab itu, kamu harus manfaatkan peluang itu sebaik mungkin agar bisa meraih untung banyak.

LIHAT JUGA  Apa itu Leverage dalam Forex yang Perlu Diketahui

Dalam broker, ada banyak instrumen dan pasangan Forex yang bisa kamu gunakan. Trading Forex biasanya memiliki tingkat spread yang berbeda beda, tergantung pasangannya. Carilah pasangan dalam Broker Forex Spread Rendah agar kamu bisa mencari momentum.

Cara untuk mendapatkan momentum adalah dengan mencari titik pembalikan menggunakan MA 100 Indikator. Dengan Moving Average (MA) 100, kamu bisa melihat titik pembalikan atau lebih menembus batas support dan resistance pasangan Forex tersebut.

Garis MA 100 digunakan untuk mengetahui rata-rata pergerakan pasar pada saat itu. Jika tidak bisa melewati garis MA, biasanya arah grafik akan membalik lagi. Namun jika arah posisinya lebih dari garis MA, maka arah grafiknya akan tembus menerobos support atau resistance.

Momentum adalah kondisi dimana kamu bisa memanfaatkan pergerakan tersebut. Buka posisi sebelum membalik atau tembus agar bisa meraih keuntungan banyak. Broker Forex Spread Rendah akan memberimu lebih banyak keuntungan ketika bisa memanfaatkan momentumnya.